|
Saturday, August 25, 2007
Selanjutnya pindah ke
http://sendiridanrahasia.blogspot.com
Posted at 02:56 pm by santuarie
Permalink
Monday, June 04, 2007
Posted at 09:41 am by santuarie
Permalink
Wednesday, May 23, 2007
Selama ini aku menyukaimu.
"Selama ini aku menyukaimu. Itulah kenyataannya.."
Itulah kata-kata yang diucapkan oleh Asou Haruto kepada Aya Ikeuchi saat cowok itu menyatakan perasaannya di serial 1 Liter of Tears. Bagi kebanyakan remaja di Jepang, mengungkapkan rasa suka (baca: cinta) cukuplah hanya dengan kata yang sederhana, singkat namun realistis. Bahkan kadang seolah tidak membutuhkan jawaban. Cukup dengan, "Aku menyukaimu!"
Lain di Jepang lain juga di Indonesia. Kalau di Indonesia, saya melihat pernyataan suka semacam ini kebanyakan kata-kata yang dipakai cenderung muluk-muluk dan seakan ingin meyakinkan pihak ke dua (kayak sales aja). Apalagi kalou ditambah embel-embel, "Maukah kau jadi pacarku?".
Posted at 10:12 am by santuarie
Permalink
Friday, May 11, 2007
Kamis 3 Mei kemaren, akhirnya saya bisa melihat kembali indahnya purnama setelah sekian lama langit malam selalu tertutup awan dan hujan. Menurut BMG, awal Mei ini sebagian besar wilayah Indonesia memang diperkirakan akan mulai memasuki musim kemarau, dan itu berarti udara panas, indahnya malam beserta taburan bintang akan sering kita jumpai menemani saat malam-malam kita. Bagi saya, rembulan di Bulan Mei selalu terlihat lebih indah bila dibandingkan dengan rembulan pada kesempatan lain, dan situasi semacam ini pernah menginspirasi saya untuk menulis beberapa sajak sederhana. Tepatnya pada Mei 2005 kemaren. Salah satunya adalah sebagai berikut:
Rembulan di Bulan Mei
Jika kau bertanya, apakah ku sedang memikirkanmu selalu adalah jawabku Sepanjang hari ku mengenangmu mancermati setiap pesan hatimu September... Desember... Hingga satu malam di Bulan Mei Saat rembulan jatuh di kolam
Mei 2005
Posted at 10:34 am by santuarie
Permalink
Thursday, May 03, 2007
9 Tahun Kematian Hide-sama
Bagi para fans j-music, khususnya yang bergenre rock, tangal 2 Mei 1998 barangkali adalah hari yang tak akan terlupakan begitu saja. Pada hari itu salah seorang musisi yang berjasa cukup besar dalam perkembangan musik Jepang, terutama yang bergenre rock, telah meninggalkan jutaan penggemarnya. Adalah Hideto Matsumoto atau yang lebih populer dengan sebutan hide, seorang musisi yang tetap dipuja oleh jutaan fans-nya di seluruh dunia meskipun sudah 8 tahun ia meninggalkan kita. Berikut sepenggal kisah sang musisi tersebut.
Hideto Matsumoto lahir di Yokosuka, Kanagawa pada tanggal 13 Desember 1964. Sejak remaja ia sudah akrab dengan lagu-lagu dari kelompok KISS, sebuah band yang pertama mempengaruhinya untuk menyukai jenis musik cadas ini. Seperti kebanyakan para j-rocker, hide belajar gitar secara otodidak sejak SMP bermodal gitar Les Gibson hadiah dari neneknya.
Menginjak SMU, hide membentuk Saber Tiger, sebuah band hard rock lokal yang cukup dikenal pada masa itu. Setelah 6 tahun bubarnya Saber Tiger, lentaran perbedaan pendapat, Yoshiki dari band X menelepon hide untuk mengajaknya bergabung untuk mengisi kekosongan X. Dan pada Januari 1987, hide pun resmi bergabung dengan X.
Tahun 1992, X berubah nama menjadi X-Japan, sebagai nama yang berlaku untuk dunia internasional dan menandai perubahan dalam diri band ini. X-Japan pun mengalami masa-masa keemasannya, disusul dengan proyek-proyek solo para personilnya, termasuk hide.
Ketika semuanya seolah berjalan dengan baik bagi hide, kali ini X-japan mengalami masalah yang kemudian memunculkan keputusan untuk membubarkan X-Japan. Setelah mengadakan press conference, X-Japan melakukan konser terakhirnya di Tokyo Dome pada malam tahun baru 1997. Tak hanya fans yang menyesali perpisahan itu, para personil termasuk hide pun merasakan perasaan yang sama. Di atas stage saat Last Live Concert, hide terlihat menitikkan air mata sewaktu Yoshiki memainkan piano untuk lagu Forever Love, ini menunjukkan betapa hide mencintai X-Japan.
Setelah bubarnya X-Japan, hide disibukkan dengan proyek-proyek solo nya beserta mimpi-mimpinya yang sempat tertunda. namun rencana besar itu putus di tengah jalan karena tregedi itu....
Pada tanggal 2 Mei 1998 jam 07.30, hide ditemukan sekarat di apartemennya hingga kemudian meningal dalam perjalanan ke rumah sakit. Semua penggemarnya terkejut, bahkan sebagian ada yang mengambil langkah ekstrim dengan mencoba mengikuti kematian hide.
Tanggal 7 Mei dilakukan prosesi sebagai penghormatan terakhir sebelum upacara pemakaman. Puluhan ribu orang telah menunggu di sisi-sisi jalan Kota Tokyo yang akan dilewati iring-iringan mobil jenazah hide. Upacaranya sendiri dilangsungkan di Kuil Hongaji (kuil paling terhormat di Tokyo dan hanya melayani pemakaman orang-orang tertentu) dengan iringan piano lagu Forever Love oleh Yoshiki dan dinyanyikan oleh Toshi, mantan vokalis X-Japan. Upacara tersebut dihadiri lebih dari 50.000 orang dan disebut-sebut sebagai upacara pemakaman terbesar yang pernah ada di Jepang.
Itulah sepenggal kisah dramatis kehidupan sang musisi. Seorang musisi dan bintang besar memang sudah 9 tahun meninggalkan para penggemarnya, namun karya-karyanya akan selalu ada di hati para penggemarnya. Kepergiannya disesali oleh banyak orang, ini ,embuktikan betapa para remaja Jepang membutuhkan sosok seperti hide yang meskipun tak sempurna, ia mempu memberikan yang terbaik bagi para penggemarnya. Sehingga wajar bila generasi muda Jepang menganggap hide sebagai seorang legenda karena karya-karyanya mampu mengerakkan hari banyak orang untuk tetap berkarya. Sayounara, hide-sama...
Posted at 11:24 am by santuarie
Permalink
Friday, February 23, 2007
Selamat Tahun Baru, Cik Mey!
Beberapa hari setelah Tahun Baru Imlek, masih bisa kita rasakan kemeriahan dalam kaitannya dengan perayaan tahu baru tersebut. Nuansa merah emas masih banyak kita jumpai di sudut-sudut kota yang penduduknya majemuk.
Perayaan tahun ini seolah sudah bukan harga mati milik saudara kita yang keturunan Cina, melainkan sudah menjadi tradisi yang masuk ke dalam kebudayaan Indonesia yang dimiliki oleh seluruh bangsa. Jadi siapa saja bebas merayakannya.
Sudah bukan jamannya lagi bila kita memandang saudara-saudara kita warga keturunan hanya berdasarkan asal suku maupun ras-nya. Sudah tidak ada lagi konsep cina dan pribumi. Yang ada sekarang adalah sebuah tanda tanya besar, seberapa besar kita sudah menyumbang sesuatu yang berguna bagi bangsa ini. Gong Xi Fa Cai..!
Posted at 08:54 am by santuarie
Permalink
Friday, December 01, 2006
Kenangan-kenangan Desember
Tanpa terasa kita sama-sama sudah sampai pada penghujung tahun 2006. Yup Desember! Mendengar kata Desember, apa yang terlintas di benak anda? Apakah rinai hujan yang turun seharian, udara dingin yang mencekam ataukah ada memori khusus lainnya. Desember selalu saja menggoreskan kenangan yang barangkali sukar untuk dilupakan begitu saja. Bagi yang merayakan Natal, mungkin akan terkenang masa-masa kecil dulu sewaktu menunggu Natal tiba bersama-sama keluarga
Desember memang identik dengan hujan. Padannya akan kita temui rinai-rinai hujan beserta hembusan angin dingin menusuk tulang. Keunikan itulah yang juga banyak menginspirasi para musisi untuk mencipta lagu. Dari band legendaris Koes Plus sampai kelompok nu metal Linkin Park, semua bercerita tentang Desember. Memang, kenangan Desember tak selamanya manis, simak saja Desember Kelabu nya Yuni Shara atau Kenangan Desember nya Tetty Kadi. Lain cerita bukan?
Apapun kenangan di balik Bulan Desember, ada baiknya kita jadikan Bulan Desember sebagai bulan evaluasi diri kita selama setahun ini. Soal pengabdian kita, prestasi kita, sikap-sikap kita dan sebagainya. Semoga kita bukan golongan orang yang rugi
Berikut beberapa lagu yang bertema Desember: 1. Desember ~ Koes Plus 2. Desember Kelabu ~ Yuni Shara 3. Kenangan Desember ~ Tetty Kadi 4. My December ~ Linkin Park 5. December ~ Collective Soul
Posted at 10:05 am by santuarie
Permalink
Tuesday, August 15, 2006
Kalau Agustus gini, saya jadi inget waktu masih aktif main band bareng temen-temen. Walaupun cuma band kecil-kecilan, tapi kami hebat layaknya Guns N' Roses, hanya saja kami tak punya vokalis. Dulu kalau Bulan Agustus datang, kami pasti kebagian jatah main di kampung sebelah buat ngisi acara kemerdekaan. Tapi kini kami udah gak aktif lagi lantaran para personilnya udah pada menclang entah kemana. Berikut sedikit profil band kami:
Dibentuk di Kota Solo pada musim semi 2001 dengan nama HEATROSE oleh tiga pendiri aslinya. Mereka adalah Bima Prasty (vocals/bass), Tory (guitars) dan Santuarie (drums). Tiga sosok pemuda dengan asal-usul yang tidak jelas ini memilih jalur musik sebagai pelampiasan stres di otak mereka. Mereka mengaku, saat bermain musik mereka dapat sejenak melupakan kecanduan mereka terhadap alkohol dan wanita
Nama HEATROSE dipilih karena memang mereka sangat terinspirasi oleh kelompok Guns N Roses dalam hal musik dan gaya hidup. Jadi tak heran bila di kemudian hari mereka sering memainkan lagu-lagu Guns N' Roses dalam tiap kesempatan
Dirasa kurang sangar karena hanya berkekuatan tiga personil, maka tak lama kemudian bergabunglah gitaris Solech Efendy untuk mengisi posisi rhytm guitars sekaligus menjadi lead vocals untuk beberapa lagu. Masuknya gitaris baru ini diikuti pula dengan perubahan nama band, dari nama HEATROSE menjadi UMPLUNK. Nama inilah yang sampai sekarang dikenal oleh masyarakat di sekitar mereka.
Posted at 09:35 am by santuarie
Permalink
Tuesday, July 18, 2006
Akhir-akhir ini, gak tahu kenapa di mana-mana saya sering gak sengaja denger lagu-lagunya Minoru. Mau di warnet, di rumah, di bus, di PS an, di NSP 1212, di warung, di TV, di studio musik, sering banget ketemu lagu-lagunya mereka, terutama yang Sabtu Malam ini nih. Mellow banget sih Mbak, suaranya. O ya, di FS juga gak sengaja nemuin FS nya mereka. Add aja mereka di: minoruband@gmail.com.
Sabtu Malam malam ini teringat lagi semua kenangan yang tlah kulalui?.bersamamu oh..hangat pelukmu
chorus: akankah tinggal kenangan?..untukku hari-hariku bersamamu inginku lupakan semua tentangmu,namun kutak kuasa hapus segalanya dari hatiku
reff: sabtu malam? lagi kunikmati sendiri hadirkan bayangmu kembali tak akan kulupa kaulah satu yang kusimpan dihatiku sampai kini didalam kusendiri kini terbayang semua kenangan
thanks buat fitri2005.blogsome.com atas liriknya
Posted at 10:55 am by santuarie
Permalink
Tuesday, April 25, 2006
Tadi pagi saya sempetin buat nongkrongin re-run nya MTV Ampuh di TV. Di salah satu chart nya bercokol video clip dari kelompok Seurieus, Kecuali Dia. Menurut saya lucu juga videonya. Walaupun didukung dengan akting yang serius dari para pemain filmnya, namun jika konsep tema yang diangkat gak beda-beda jauh sama filmnya, maka hasilnya ya tetep aja lucu sekaligus menghibur
Ada satu potongan yang menarik dari video tersebut, yaitu sewaktu adegan tukar cincin di suatu pernikahan di video klip tersebut. Kalo boleh saya bilang, itu adalah parodi video klip November Rain dari Guns N' Roses. Di saat Sang Mempelai Pria harus menyerahkan cincinnya untuk Mempelai Wanita, tiba-tiba saja dia kebingungan mencari-cari di mana cincinnya. Pokoknya keren deh, buat Seurieus.
Ada satu pesan moral yang bisa saya tangkap dari video tersebut. Hal itu adalah bahwa kekasih yang telah sekian tahun mendampingi kita pun ternyata berpeluang untuk meninggalkan kita. Jadi seberapa mesranya jalinan kisah cinta kita, bersiaplah bila sewaktu-waktu sesuatu yang di luar dugaan akan terjadi. Makanya komunikasikan dengan pasangan Anda. Semoga bermanfaat
Posted at 11:21 am by santuarie
Permalink
|
|